Apa Motif Jokowi Downgrade BIN?

Jokowi kembali menggebrak. Kali inimengobok-obok Badan Intelijen Negara (BIN) dengan men-downgra-nya

Bisa dikatakan,Jokowi tak ubahnya Luhut Panjaitan yang mengancam menghabisi Adian Napitupulu karena dianggap kerap mengganggu presiden.

Dan, perlu juga dicatat, Menhan Prabowo memiliki latar belakang militer Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Sebagai purnawirawan perwira tinggi Angkatan Darat, secara tradisi hubungan batin antara Prabowo dan personil BIN lebih dekat ketimbang antara Jenderal Purnawirawan Budi Gunawan dan anak buahnya di BIN. 

Berlandaskan kedekatan Prabowo-personel BIN, Jokowi bisa saja memerintahkan Prabowo untuk mem-by pass Kepala BIN Budi Gunawan. Jika dilakukan, sama saja Jokowi telah melepaskan Budi Gunawan dari jabatannya. Dengan demikian, Jokowi telah menjauhkan pengaruh Megawati di lingkungan intelijen.

Dalam konteks Pemilu 2024, khususnya Pilpres 2024, dikebirinya pengaruh Budi Gunawani pasti memiliki pengaruh yang sangat signifikan. Sebab, Megawati tidak bisa lagi dengan mudah mengendalikan BIN dan personel-personelnya. Bahkan, jika Prabowo mem-by pass Budi, pasokan informasi kepada Megawati pun menjadi terbatas.

Namun, Megawati dan Budi Gunawan bukanlah politisi kemarin sore. Keduanya pasti masih memiliki akses serta aset di Badan Intelijen Negara. Karenanya, tidak mudah bagi Jokowi untuk menjauhkan BIN dari keduanya.

Artikel selanjutnya: Dijauhkan dari BIN, Jokowi Jadi “Bebek Lumpuh?