Fakta Ganjar Pranowo Bukanlah Capres Kuat Seperti Rilis Survei

Adanya kejanggalan pada hasil survei Charta Politika tersebut mengisyaratkan ada sesuatu pada tingginya tingkat elektabilitas Ganjar.

Dan, menurut pemilik akun Twitter @Ariel_Heryanto yang memviralkannya, survei tempo tersebut digelar saat rezim Orde Baru yang dikenal otoriter tengah berada di masa puncak keemasannya. 

Karenanya, jika pada saat 9 bulan jelang Pilpres 2024 saja angka TT/TJ cuma 7,1 persen, berapa angka golput pada Pilpres 2024? 0 persen atau bahkan mungkin minus 25 persen.

Adanya kejanggalan pada hasil survei Charta Politika tersebut mengisyaratkan ada sesuatu pada tingginya tingkat elektabilitas Ganjar. Atau ada sesuatu di balik hasil survei Charta Politika yang selalu menempatkan Ganjar di urutan teratas.

Kejanggalan mencolok pada hasil survei Charta Politika serta hasil Pilgub Jateng 2018 mengisyaratkan bila Ganja sejatinya bukanlah capres yang kuat. Sebaliiknya, Ganjar adalah capres yang lemah.Dan, Ganjar kian melemah setelah munculnya tiga kelompok pembelot dalam tubuh PDIP seperti yang ditulis pada “‘Trio Alpha’ ala PDIP Ini Ogah-ogahan Dukung Ganjar”.